jump to navigation

Weekend Agustus 25, 2006

Posted by ganden in Cerita perjalanan.
trackback

Haru Jum’at pagi ini Groningen diselimuti kabut yang sangat tebal. Aku kaget ketika kubuka jendela apartemenku. Kabut tebal yang dingin sekonyong-konyong menerpa mukaku. Jarak pandang hanya sekitar 2 atau 3 meter. Kadang-kadang sempat terpikir olehku. Khok ya orang Belanda kerasan tinggal di sini ya hehehe. Mungkin ini juga yang menyebabkan mereka mempunyai politik ekspansi ke daerah tropis.

Kumulai hari ini dengan sebuah rencana untuk membuat janji ketemu dengan Prof. Bischoff. Untuk itu aku harus datang ke sekretarisnya. Tak lupa kubawa sebuah surat yang tempo hari dibawa oleh Bu Wulan. Surat itu dari Dr. Joko dari Farmasi Unair yang ingin dikirimkan ke Dr. Oliver Kayser. Kumasukkan surat itu ke saku tas yang juga berisi laptopku.

Di pagi yang masih berkabut itu kukayuh sepeda yang dipinjami oleh Dewi untuk memudahkan transportasiku selama di Groningen. Di jalan masih sangat sepi walaupun sudah menunjukkan pukul 9 pagi. Hanya sesekali terlihat mobil melintas di atas jalan yang halus. Kukayuh sepeda menyusuri Selwerd yang sepi. Kurang dari 10 menit aku sudah sampai di depan fakultas farmasi RUG. Kuparkir sepedaku dan tak lupa aku kunci. Di sini angka pencurian sepeda sangat tinggi. Oleh karena itu pernah ada guyonan bahwa harga kunci sepeda disini lebih mahal dari harga sepedanya sendiri hehehe…

Ku tekan tombol lift. Sekretaris Prof. Bischoff ada di lantai dua. Tidak lupa kuucapkan selamat pagi setelah ketemu dia. Kemudian aku jelaskan maksud kedatanganku. Seperti biasanya, di sini orang-orang yang bekerja di bagian pelayanan sangat ramah sekali. Kemudian dia menawariku untuk datang hari Rabu minggu depan sekitar jam 9 pagi. Tentu saja aku setuju dengan usulannya. Setelah itu aku berpamitan.

Kususuri jalan yang masih sepi menuju ke kampus. Hari ini rasanya tidak mood untuk kerja. Apalagi di kampus pasti sepi karena sebagian orang pergi ke Perancis untuk analisis sampel. Timbul ideku untuk lewat pasar karena aku ingin beli ikan kibeling goreng. Pasti enak pagi-pagi makan ikan goreng. Aku minta ke penjualnya supaya ikan gorengnya dibungkus saja.

Kulanjutkan perjalananku ke kampus. Ternyata benar dugaanku. Di kampus sangat sepi. Mau runing HPLC, harinya cukup pendek. Jadi aku putuskan untuk kerja di depan laptopku saja. Oh ya malam ini ada undangan perpisahannya mahasiswa Indonesia yang akan pulang ke Indonesia karena sudah menyelesaikan master program double degree bidang planologi. Ternyata di Groningen banyak juga orang Indonesianya. Tapi setelah itu aku nggak punya rencana kemana-mana sih. Mungkin  ya sepanjang weekend cuman nonton TV aja deh….

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: