jump to navigation

Di ambang Idul Fitri Oktober 9, 2007

Posted by ganden in Obrolan santai.
trackback

Pintu kantorku masih terkunci ketika aku tiba di kampus. Kulihat jam tanganku menunjukkan pukul 06.30. Petugas yang biasanya membuka pintu belum nampak. Masih terlalu pagi mungkin. Apalagi saat ini masih bulan puasa. Yah..hari ini tepat tanggal 9 Oktober 2007. Hari ini seharusya ada jadwal memberikan kuliah kimia dasar untuk mahasiswa biologi semester 1. Tapi kelihatannya sebagian besar mahasiswa tidak mau kuliah pada hari ini. Maklum sebagian besar mahasiswa berasal dari luar kota yang mungkin sudah mudik. Tapi bagi dosen tampaknya tidak ada waktu yang definitif untuk libur. Lha wong kemarin juga masih harus presentasi research based learning. Malah hari ini masih ada rapat panitia Dies Natalis Unair. Walah…capek deh……:)

Kita memang di ambang Idul Fitri…hari yang penuh kemenangan….puncak Ramadhan…Jutaan bahkan ratusan juta orang di seluruh dunia akan melewati momen ini….Semua aspek kehidupan akan terpengaruh oleh saat yang dahsyat ini…Setiap orang akan memanfaatkan momen ini….Mahasiswa mudik ke kampung halaman…Para urban kembali ke desa…TKI kembali ke tanah air…Pedagang meraup keuntungan karena harga jual barang menjadi berlipat…Pengusaha angkutan lebaran tersenyum bahagia….Bahkan tarif parkir pada saat ini ikut-ikutan naik…Betapa dahsyatnya pengaruh Idul Fitri dalam kehidupan kita.  

Bagi yang berduit sudah mulai berlomba memadati mal-mal di Surabaya. Berdesakan…berebut barang murah…Bahkan tidak jarang yang datang dari luar kota. Mereka ingin tampil beda di hari yang spesial ini. Di saat kondisi ekonomi yang semakin lesu, ternyata ada juga kelompok masyarakat kita yang menghamburkan uang di mal-mal. dapat darimana ya duitnya???? Sementara sebagian masyarakat kita yang masih belum beruntung hanya bisa meratapi nasib mereka….

Sudah dua Idul Fitri keluarga kami tidak merayakannya bersama ibu tercinta….Betapa sampai saat inipun kami merasa sangat kehilangan beliau…kasih sayangnya…kelembutannya…takkan pernah terlupakan. Jasa ibu sangat luar biasa dalam membesarkan kami…Kami yakin Allah begitu mencintainya sehingga Dia memanggilnya kembali ke pangkuannya. Walaupun takkan pernah hilang kerinduanku akan belaiannya yang lembut di rambutku. Rasanya semua itu baru terjadi kemarin…Aku rindu sekali….. 

Komentar»

1. wiwik - Februari 14, 2010

saya cuma mau nanya,apa ini ganden yang rumahnya di wonoayu?trims


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: